4 RUMUS CANGGIH meraih kebahagiaan “Hidup” dunia dan akhirat

Assalamu'alaikum Wr. Wb. sahabat sekalian mudah-mudahan artikel ini bermanfaat. Artikel 4 RUMUS CANGGIH meraih kebahagiaan “Hidup” dunia dan akhirat di tulis oleh YAYAT RUHYADI Untuk Yayasan Peduli Anak Jalanan (YPAJ) “Farizah” dan saya menuliskan kembali di Blog ini mudah-mudahan menerimanya dengan senang hati dan menjadikan amal baginya di akhirat nanti. Silahkan simak isi dari Artikel YAYAT RUHYADI Untuk Yayasan Peduli Anak Jalanan (YPAJ) “Farizah” di Bawah ini.

Suatu hari di bulan Ramadhan saya melakukan tadarus Al-qur’an yang kemudia diselingi dengan membaca sebuah buku yang berjudul “Kumpulan Hadits Rasulullah Saw.” Tanpa sengaja saya tersentak ketika sampai kepada hadits yang berbunyi :

“Sampaikanlah walau hanya satu ayat…”

Hadits di atas merupakan hadits yang menyuruh kita untuk menyampai kebenaran dari Allah Swt, walaupun itu hanya satu ayat. Oleh karena itu, saya selaku seorang muslim, walaupun dengan pengetahuan dan ilmu yang pas-pasan ingin mencoba untuk menyampaikan beberapa hal yang mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk para pembaca sekalian.

Selamat Membaca.. Mempelajari dan Mempraktekkannya…. Tulisan ini saya beri judul Hidup Indah dengan “Rumus Canggih”. Anda mungkin pernah memimpikan untuk hidup bergelimangan harta, hidup dalam kemewahan, memiliki istri yang cantik, anak-anak yang baik, mobil yang canggih serta segala harta dunia lainnya yang rasanya begitu nikmat jika bisa kita miliki.

Namun, sesungguhnya, semua itu tidak bisa menjamin orang yang memilikinya merasakan kebahagiaan ataupun keindahan hidup yang sesungguhnya. Oleh karena itu, ebook ini tidak membahas bagaimana cara mengumpulkan kekayaan, tidak membahas cara mencari pasangan idaman, tidak membahas apapun yang sekilas enak dinikmati tetapi sebagian besar isinya membahas tentang bagaimana meraih kebahagiaan “Hidup” dunia dan akhirat dengan rumus-rumus canggih yang mungkin belum pernah Anda sadari sebelumnya.

Inilah dia “Rumus Canggih” yang saya maksud :

1. BERDO’A
Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada- Ku, niscaya akan Kukabulkan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaanhina dina.” [QS. 40 : 60]

Ayat Al-Qur’an di atas merupakan ayat motivator maha dahsyat untuk manusia agar tidak putus asa untuk berdo’a dan meminta sesuatu. Apapun keinginan Anda, jangan ragu untuk memintanya kepada Dzat yang memilikinya, yaitu Allah Swt, dan yakinlah bahwa do’a yang Anda panjatkan pasti dikabulkanNya. Anda ingin pekerjaan, Anda ingin jodoh, Anda ingin kendaraan, Anda ingin pintar atau apapun keinginan Anda boleh Anda ajukan kepadaNya.

TATA KRAMA DALAM BERDO’A

Tetapi, sebelum itu Anda harus memahami dulu tata krama supaya Do’a Anda bisa dikabulkan, tata krama dalam berdoa yang dicontohkan oleh Rosulullah SAW dalam banyak hadis yang sahih.

Berikut hadis-hadis tersebut.
  1. Mengangkat kedua telapak tangan dan mengusapkannya ke wajah, seusai berdo’a.
  2. Berkonsentrasi diri dengan hati yang yakin, bahwa do’anya akan dikabulkan.
  3. Mengawali do’a dengan ucapan hamdalah dan shalawat. Dan, menyelingi serta menyudahinya dengan membaca sholawat.
  4. Mengakhiri dengan ucapan Amiin.
  5. Dengan tenang, dan suara pelan- tidak keras-keras, menundukkan kepala.
  6. Memakai kalimat yang singkat, tapi dalam (luas) maknanya,.
  7. Mengulangi doa dan membaca istighfar 3x.
  8. Jangan meminta segera terkabul.
  9. Jangan berdo’a soal keburukan.
  10. Memulai dengan diri sendiri, baru untuk orang lain.

KAPAN DO’A TERKABUL

Menurut beberapa hadist, ternyata ada waktu-waktu tertentu, di mana do’a bisa terkabul. Yakni:
1. Di antara Adzan dan iqamah
2. Di saat Sujud
3. Dalam bepergian, dan di saat dizalimi orang.
4. Waktu datang ajakan untuk berperang, saat berperang dan di waktu hujan.

Berdo’alah kepada Allah swt. secara terus menerus dengan penuh kecintaan dan Ridha kepada-Nya. Diriwayatkan dari Nabi Muhammad saw, bahwa beliau bersabda:

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berdoa dengan mendesak secara terus menerus.”

Disebutkan pula dalam hadist yang lain, bahwa malaikat Jibril berkata kepada Allah swt:

“Wahai Tuhanku, perkenankanlah hajat si Fulan. 

Allah swt berfirman: 

“Biarkan hamba-Ku (itu terus berdoa), sesungguhnya Aku senang mendengar suaranya.”

Hadist tersebut mengandung pengertian bahwa di antara manusia ada orang yang segera dikabulkan doa’nya dan memperoleh apa yang diminta, Karena Allah tidak suka mendengar suaranya. Demikian menurut sahabat Anas bin Malik. Dan kontek ini pula ada riwayat yang mengatakan:

“Oleh sebab itu, seharusnya seorang hamba merasa takut, kalau hal itu terjadi pada dirinya, karena sikapnya ketika berdo’a, tergesa-gesa minta segera dikabulkan.

Terkadang ijabah (pengabulan doa) terkait erat dengan syarat-syarat yang tidak diketahui oleh orang yang berdo’a. Sehingga ijabah menjadi tertunda, karena tidak adanya syarat yang menyertainya. Yang demikian itu, seperti adanya kondisi yang sangat terpaksa dan benar-benar dalam kesulitan.

2. INGATLAH, ALLAH SELALU MEMBERI YANG TERBAIK

"Aku (mungkin merasa telah) tekun berdoa dan berusaha untuk keberhasilan dan kebahagiaan… aku sadar, ada kalanya beberapa niatku lambat terpenuhi dan mungkin Allah akan menggantikan dengan yang lain, yang lebih baik... aku yakin keberhasilan dan kebahagiaan itu akan jadi milikku walaupun mungkin dalam bentuk dan waktu yang lain...insyaAllah....innallaha ma'ana "Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (QS. Al Baqarah : 216)

semoga kisah ini dapat 'merawat' hati2 yang sedang sedih dan kecewa. BarokaLLAHu fikumm... ^^

Posting Komentar

Lagi Tren