Menguasai Bahasa Inggris Cepat Full Conversation Tanpa Grammar

Seorang bayi perempuan usia 10 bulan, anggap saja namanya Neneng sedang duduk di kereta bayi bersama emak nya. Tiba-tiba melintaslah seorang tukang balon. Neneng melihat balon itu dan ia merasakan indah, lalu timbul keinginan untuk memiliki balon tersebut. Perasaan dan kebutuhan tersebut berkecamuk dalam diri nya, ia ingin menyampaikan perasaan dan kebutuha tersebut kepada mama nya, dia membutuhkan alat yaitu bahasa – tapi saat itu dia belum punya. Terus bagaimana? ..ya tidak ada cara lain kecuali dia pake alat pamungkas yaitu MENANGIS – neneng langsung menangis keras sambil menunjuk tukang balon ..ups maaf, menunjuk balon tersebut. Betul, menangis adalah alat komunikasi seorang bayi Seminggu berlalu ... Neneng kini memiliki kata pertama yaitu EMAK
Minggu kedua .. Neneng memiliki kata berikutnya yaitu BALON 

Pada suatu sore ketika tengah belajar berjalan dengan emaknya, melintaslah kembali seorang tukang balon yang sama. Apakah Neneng masih perlu berkomunikasi dengan “menangis” ?? No way, dia sekarang sudah memiliki alat untuk mengkomunikasi kan hal tersebut yaitu Bahasa Dengan santai, neneng menunjuk balon sambil berkata, “emak ..balon ..balon ..” Begitu mudah, begitu santai, tanpa perlu mengeluarkan tenaga, tanpa perlu mengeluarkan airmata. Neneng dapat menyampaikan perasaan (feeling) dan kebutuhan nya (needs) dengan menggunakan Bahasa P.S 

Seharusnya begitulah anda belajar Bahasa Inggris, dari awal anda gunakan seperti halnya si Neneng – padahal baru 2 (dua) kata tapi langsung digunakan sebagaimana fungsinya 

Coba kita hening sejenak yuk ..saya minta anda hening sehening mungkin, dan bertanya kepada diri
anda sendiri “ ...sudah berapa kata Bahasa Inggris kah yang anda milliki saat membaca ebook ini? hanya 2 (dua) kata kah seperti si Neneng? ...”

Jawab dengan jujur? saya yakin jawaban Anda sebagian besar lebih dari 30 kata. Lantas kenapa tidak anda gunakan sejak dini? bukankah bahasa adalah alat – kenapa anda tidak gunakan semestinya yaitu sebagai alat komunikasi. Malu dong sama Neneng ..hehe 

Atau mungkin anda ingin membela diri dengan mengatakan, “begini Mr.Teguh, saya seorang pemain valas, dan saya hanya akan mengeluarkan nya saat harga naik? ..oh saya memang sengaja mendeposito kan semua kata-kata tersebut

Sudahlah, akui saja KESALAHAN TERBESAR yang dimiliki oleh hampir semua orang yang belajar
Bahasa Inggris yaitu “..tidak menggunakan nya sebagai alat ...” Cara orang berkomunikasi melalui beberapa media yaitu bicara (speaking), ada yang bicara tentu ada yang mendengar (listening), setelah ditemukannya tulisan maka orang berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tulisan (writing), dan tentu saja ada yang membaca (reading) Listening, Speaking, Reading dan Writing -> inilah yang disebut dengan 4 keterampilan bahasa atau 4 skills of language. Maksudnya apa? Maksudnya tujuan orang belajar bahasa adalah menguasai 4 keterampilan ini yaitu : Grammar?? .. itu bukan tujuan orang belajar bahasa, sayang. Karena itu sangatlah meleset jika anda belajar bahasa Inggris dengan tujuan Grammar. Lalu mulailah anda menghapal rumus-rumus Grammar ini dan itu, akhirnya malah puyeng – darah tinggi kumat, tiap hari marah-marah di rumah tanpa sebab. Okey, baik kita lanjutkan yah 

“ ..Language is a set of skills ..” maksudnya bahwa bahasa adalah seperangkat keterampilan. Maksudnya apa nih? okey .. pertama anda harus pahami antara “Pengetahuan” dan “Keterampilan” samakah mereka? Tentu anda setuju bahwa mereka tidak sama. Dalam psikologi pengetahuan itu masuk dalam ranah cognitive (cognitive domain). Pelajaran semasa kita SMP seperti Geografi, Ilmu Bumi itu sifatnya cognitive – gampang nya hapalan Keterampilan masuk dalam ranah motoric atau gerak. Pelajaran seperti Mengetik, Berenang, Pencak Silat semuanya masuk dalam ranah motoric (motoric domain). Artinya untuk menguasai nya anda WAJIB gerak. Kalau nggak mau bergerak ya nggak akan bisa. Apalagi yang disebut keterampilan itu apabila sudah dapat kita lakukan secara otomatis tanpa berpikir (automatically without thinking).

Apa rumus nya agar naik sepeda nggak jatuh?
Apa rumus nya biar mengapung saat berenang? 

Tidak ada rumus apapun yang perlu ada hapal untuk dapat melakukan hal tersebut diatas. Yang diperlukan hanya 1 (satu) langkah sederhana yaitu
- Praktek .. Praktek .. Praktek
- Gerak ...Gerak ...Gerak ...

Sederhana sekali bukan? penyakitnya juga sebetulnya sederhana
- Males ...males.... males
- Takut salah ...takut salah ...takut salah

Kemarin saya kaya nya baca deh sebuah iklan berbahasa Inggris di pasang di Amazon, yang kira2 artinya begini Dicari seorang guru private Renang, untuk mengajarkan private renang kepada seorang
syekh multimilyarder di Yaman. Cantumkan berapa gaji yang diminta – berapa pun akan dikabulkan oleh Syekh. Yang penting berhasil – dan ngomong2 syekh nggak akan berani terjun kedalam air sebelum mahir berenang, takut penyakit ayan nya kumat dadakan Profesional !! .. saya mengundang anda untuk menerapkan semua metode serta teknik tercanggih anda untuk membuat syekh mampu berenang. Sekali lagi ingat, syekh tidak akan mau menyentuh air sebelum bisa berenang

Regards,
Abunawar

Hehe..Anda berminat melamar? mungkin anda langsung menggerutu n maki-maki “ .. bahlul nih syekh. Gimana bisa belajar renang kalo ga mau nyebur, berenang kan keterampilan – motoric domain ya harus gerak langsung, harus praktek langsung. Masa praktek nya di kasur, mana mintanya langsung belajar gaya kupu2 duluan ...haduuh – masa Cuma tengkurep di kasur bari ndut2an ....” Betul, apapun yang sifatnya skill adalah motoric, dan apapun yang sifatnya motoric tidak ada cara lain kecuali langsung gerak ..gerak ..praktek ...praktek.

Posting Komentar

Lagi Tren