TIP-TIP MEMILIH JURUSAN DI PERGURUAN TINGGI

Tags:


Salam Sejahtera - Bagi siswa-siswi SMA yang akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi tentu memilih jurusan yang akan diambil bukan perkara mudah. Banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pilihan. Memang hal itu merupakan hal yang membingungkan dan tidak jarang hingga membuat siswa merasa stres.

Setidaknya ada dua hal yang perlu siswa pertimbangkan dalam menentukan jurusan yang akan diambil. Pertama, siswa perlu tentukan pekerjaan atau karir apa yang kelak ingin dijalaninya. Ini merupakan hal yang akan sangat membantu sebab meskipun masih tetap akan ada kebingungan dalam memilih, setidaknya sudah ada fokus dan arah yang akan dituju. Kedua, siswa perlu tahu mata pelajaran atau bidang yang menjadi minatnya. Ini juga tidak kalah penting sebab siswa akan dengan ringan hati menjalani proses perkuliahan jika jurusan yang diambil sesuai dengan minatnya sehingga tidak ada keterpaksaan.
  
Menentukan fakultas mana yang akan siswa pilih bisa lebih mudah jika sejak tahun pertama masuk SMA siswa sudah mulai memikirkan dan menentukan kedua hal tersebut di atas. Berikut tip-tip untuk membantu siswa memilih jurusan di perguruan tinggi:

1. Kenali hal yang diminati
Hal terpenting sebelum menentukan jurusan di perguruan tinggi adalah menyadari apa yang menjadi minat siswa. Siswa harus tahu apa yang disukai dan yang paling  senang dilakukannya. Hal ini akan membantu siswa dalam menentukan pekerjaan apa yang nantinya ingin dijalani. Oleh karena itu siswa perlu memilih jurusan yang membuatnya bersemangat dalam menjalaninya dan akan mendorongnya dalam meraih kesuksesan.

2. Pilih pelajaran yang paling dikuasai
Perhatikan pelajaran apa yang paling siswa kuasai atau minati. Ada berbagai tes yang dapat siswa ikuti untuk melihat bidang atau pelajaran mana yang menjadi minatnya. Tes peminatan ini akan sangat membantu dalam mengarahkan siswa. Pelajari juga mata pelajaran apa saja yang umumnya siswa mendapat nilai tertinggi di sekolah. Pelajaran yang diminati dan dikuasai dengan baik akan memberi rasa percaya diri dan itu akan mendorong siswa berprestasi lebih baik di perguruan tinggi maupun kelak di dunia kerja.

3. Minta saran dan arahan
Sebelum menentukan pilihan jurusan, siswa dapat meminta saran dan arahan dari guru, konsultan pendidikan, dosen, dan lain-lain. Mereka dapat membantu siswa memahami hal-hal yang perlu diketahui mengenai program dan jurusan yang ada di perguruan tinggi. Pengetahuan yang lengkap dan mendalam tentang berbagai jurusan akan membantu siswa menyaring mana jurusan yang diminati dan tidak diminatinya. Sebagai contoh, kalau siswa kurang menguasai mata pelajaran matematika, maka jangan mengambil jurusan yang banyak menuntut kemahiran di bidang tersebut.

4. Lakukan penelusuran
Sekarang ini banyak situs-situs web yang menyediakan berbagai informasi mengenai perguruan tinggi dan jurusan-jurusan yang tersedia. Siswa dapat melakukan penelusuran melalui internet untuk mempelajari jurusan-jurusan yang ingin diambil dan membandingkannya satu sama lain. Jika diperlukan, siswa juga dapat menghubungi langsung perguruan tinggi yang menyediakan jurusan yang diminati untuk lebih memahaminya sebelum menentukan pilihan.

5. Proaktif
Hadiri seminar dan pameran pendidikan untuk mendapatkan sebanyak mungkin informasi yang diperlukan sebagai dasar pengambilan keputusan. Usahakan juga untuk berbicara dengan mahasiswa dari jurusan dan universitas yang diminati untuk mendapatkan gambaran lebih nyata sehingga meminimalisasi kemungkinan salah memilih jurusan atau universitas. Pengalaman mahasiswa yang pernah mengambil jurusan tertentu di perguruan tinggi tertentu merupakan sumber informasi yang berharga. Siswa perlu proaktif dalam mencari informasi demi kesuksesannya di masa depan. 

6. Pertimbangkan berbagai pilihan
Meski siswa perlu terfokus terhadap tujuannya, pertimbangkan berbagai pilihan yang ada. Mungkin dalam perjalanan pencarian jurusan yang tepat siswa mendapatkan informasi baru mengenai program-program atau jurusan-jurusan baru yang selama ini belum diketahuinya. Jajaki pilihan tersebut, siapa tahu siswa justru menemukan minat baru pada jurusan yang baru diketahuinya tersebut.

Sumber Artikel : http://psma.kemdikbud.go.id 

Posting Komentar

Lagi Tren